News Update

Minggu, 15 November 2020

Yuk Ketahui Fakta dan Pendapat Ahli Tentang Vaksin Corona dan Vaksin Corona Pfizer

0 comments
Vaksin Corona

Selama masa pandemi akibat dari adanya virus corona, memuat banyak peneliti dan ilmuwan terus mengembangkan vaksin untuk memutus rantai penularan virus corona di seluruh dunia. Salah satu yang berhasil dikembangkan adalah vaksin corona dan vaksin corona Pfizer. Besar harapan untuk vaksin ini dapat mengatasi virus corona. Lengkapnya simak dibawah ini.

Pendapat Ahli Mengenai Vaksin Corona Pfizer

Diluncurkannya vaksin corona Pfizer membuat para pakar dan ahli dalam bidang ini banyak memberikan pendapatnya. Diklaim memiliki efektivitas vaksin mencapai 90 persen untuk mengatasi virus corona, tentu membuatnya banyak diperbincangkan berbagai kalangan. Menurut dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) ada banyak perkembangan dalam penelitian vaksin corona.

Menurut pendapat dari professor Imperial College London, Peter Openshaw menyatakan bahwa vaksin Pfizer ini mampu bekerja dengan baik untuk melawan strain baru pada virus corona. Dengan konsep yang menyuntikkan bahan aktif seperti kode genetik virus mRNA akan berguna untuk meningkatkan responsif daya imun menjadi lebih baik dan meningkat.

Di Indonesia sendiri, Kementrian Kesehatan (Kemenkes) tengah menunggu berbagai pendapat dan juga penelitian para ilmuwan yang mempelajari vaksin corona dan vaksin corona Pfizer ini. Karena pemerintahan di Indonesia tidak ingin gegabah dalam mengambil keputusan untuk langsung menggunakan vaksin corona sebelum dilakukan uji berkali – kali.

Perkembangan kasus positif covid-19 di Indonesia semakin tinggi, membuat banyak desakan mengenai penggunaan vaksin segera dilaksanakan. Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, Pak Daeng M Faqih menyatakan bahwa vaksin Pfizer ini dapat menjadi harapan besar bagi masyarakat Indonesia untuk dapat mengatasi pandemi virus corona ini.

Fakta Menarik Mengenai Vaksin Corona Pifzer

Menjadi salah satu vaksin yang paling banyak diperbincangkan di seluruh dunia, vaksin corona Pfizer ini menyimpan banyak fakta menarik. Menjadi vaksin corona pertama di dunia membuat banyak negara tertarik untuk mengenal vaksin ini. Bahkan banyak negara besar seperti Amerika Serikat, Jepang, dan negara lain melakukan pemesanan khusus untuk vaksin Pfizer.

Fakta pertama yang menarik adalah nama lain dari vaksin ini. Selain disebut dengan vaksin Pfizer, vaksin ini juga dikenal dengan nama BioNTech. Hal tersebut dikarenakan BioNTech adalah perusahaan yang melakukan penelitian dan pengembangan vaksin. Sedangkan perusahan Pfizer adalah perusahaan distributor yang memproduksi dalam jumlah besar.

Vaksin ini pertama kali ditemukan oleh founder BioNTech yaitu Ugur Sahin dan Ozlem Tureci. Kedua ilmuwan ini memiliki keturunan darah Turki dan Jerman. Fakta kedua adalah cara kerja dari vaksin ini berbeda dengan vaksin yang lainnya. Vaksin corona dan vaksin corona Pfizer menggunakan konsep pendekatan eksperimen untuk fokus pada kekebalan tubuh.

Ilmuwan melakukannya dengan menggunakan bagian kode genetik virus, pada sel – sel virus tersebut diteliti pada bagian pembungkus dan lapisan lipidnya. Saat vaksin Pfizer ini disuntikkan kepada partisipan maka kode genetik virus pada vaksin akan langsung memasuki sel – sel manusia dan memproduksi protein, khususnya memproduksi protein spike virus corona.

Vaksin ini terbukti dapat menghilangkan virus corona pada pasien yang disuntikkan dengan vaksin Pfizer setelah 28 hari. Hasil penelitian ini tentu membuat vaksin dapat dinyatakan efektif untuk membunuh virus corona. Produksi vaksin ini pun telah dilakukan massal. Pada tahun 2020 telah diproduksi mencapai 50 juta vaksin corona dan vaksin corona Pfizer.

Itulah beberapa pendapat ahli dan juga fakta menarik mengenai vaksin virus corona Pfizer. Dengan adanya vaksin ini diharapkan dapat membawa kembali dunia yang sehat dan terhindari dari virus covid. Semakin berkembangnya dan sering dilakukan uji klinis pada vaksin Pfizer maka keefektifan vaksin semakin baik. Sehingga dapat memutus rangkai penularan virus corona.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar